Berita
147 Jamaah Calon Haji Asal Labusel Dilepas dengan Tradisi Tepung Tawar

147 Jamaah Calon Haji Asal Labusel Dilepas dengan Tradisi Tepung Tawar
Labusel,journalistCyber.com
Sebanyak 147 jamaah calon haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengikuti prosesi adat upah-upah atau tepung tawar yang digelar Pemerintah Kabupaten Labusel di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Desa Hadundung, Minggu (26/4/2026).

Prosesi adat tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bersama bagi para jamaah sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Acara dihadiri Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Wakil Ketua DPRD Irmayanti Siregar, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro mengingatkan para jamaah untuk memanfaatkan kesempatan berhaji dengan penuh rasa syukur dan keikhlasan.
Menurutnya, ibadah haji merupakan anugerah besar mengingat kuota keberangkatan yang terbatas setiap tahun.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kami mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah calon haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar jamaah menjaga kondisi kesehatan dan tidak larut dalam rasa khawatir saat meninggalkan keluarga di tanah air.
Sementara itu, Bupati Fery Sahputra Simatupang meminta seluruh jamaah menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci.
“Jaga kekompakan, saling membantu, dan tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah,” pesannya.
Wakil Ketua DPRD Labusel Irmayanti Siregar menyebut tradisi upah-upah sebagai warisan budaya yang sarat makna religius dan sosial. Ia berharap para jamaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
Dari total 147 jamaah calon haji, sebanyak 80 orang merupakan perempuan dan 67 laki-laki, termasuk satu petugas haji daerah.
Berdasarkan data panitia, jamaah tertua laki-laki adalah Adjam Nasution (84) asal Sungai Kanan. Sementara jamaah tertua perempuan yakni Siti Aisyah (71) dari Kampung Rakyat dan Audanarti Marzuki Abdullah dari Silangkitang.
Untuk jamaah termuda, tercatat atas nama Nazwa Nadila Nasution (21) dan Mohammad El Nino (23), keduanya berasal dari Kecamatan Torgamba.
Pemerintah daerah berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar serta kembali ke Labuhanbatu Selatan membawa keberkahan dan predikat haji mabrur maupun mabruroh.(JC)



