Camat Torgamba Resmikan Perkemahan Tradisional VI di Dusun Mulya Cikampak

Camat Torgamba Resmikan Perkemahan Tradisional VI di Dusun Mulya Cikampak
Labusel,journalistCyber.com
Camat Torgamba, Boy Gusman, yang juga menjabat sebagai Kepala Mabiran Torgamba, secara resmi membuka Perkemahan Tradisional ke-VI (Petra VI) di Bumi Perkemahan Dusun Mulya Cikampak, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.jum,at,9/8/2024.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh Sekcam Taruli Tamba, Kapolsek Torgamba, serta Ka. Kwaran Torgamba, Thamrin Sihombing, S.Ag., dan Zainal selaku Pembina, serta undangan lainnya.
Pembukaan perkemahan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan tari persembahan oleh siswi SMK Budi Utomo, dan laporan panitia yang disampaikan oleh Maulana Hadi Wijaya.
Dalam sambutannya, Thamrin Sihombing, S.Ag., selaku Ka. Kwaran Torgamba, menekankan pentingnya pramuka sebagai calon pemimpin masa depan untuk melalui seluruh fase kehidupan guna membentuk jiwa, mental, dan spiritual mereka. Ia berharap gerakan pramuka dapat kembali berkembang dan berperan dalam meningkatkan kualitas generasi muda.
Camat Torgamba, Boy Gusman,S,E mengungkapkan terima kasih kepada para pembina dan panitia atas kesuksesan kegiatan ini. Ia berharap agar perkemahan yang berlangsung selama tiga hari ini dapat terlaksana dengan aman dan tertib, serta mempererat persaudaraan antar sesama pramuka. “Setiap siswa-siswi diharapkan mampu menegakkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari di tengah era digitalisasi,” ujarnya.
Camat juga mengharapkan perkemahan Tradisional ini dapat menghidupkan kembali semangat kepramukaan, menciptakan generasi muda yang berkualitas, mandiri, dan berakhlak.
Acara dilanjutkan dengan upacara penaikan bendera dan pembacaan Dasa Dharma Pramuka.
Pada kesempatan tersebut, Camat Torgamba selaku Ka. Mabiran menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada dua orang peserta sebagai tanda dimulainya kegiatan Perkemahan Tradisional VI. Perkemahan ini akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 11 Agustus 2024, diikuti oleh 30 kontingen dari Labuhanbatu Selatan dan satu kontingen dari Padanglawas Utara.
Ketua Panitia, Maulana Hadi Wijaya, didampingi oleh Zainal, menyatakan bahwa Perkemahan Tradisional VI mengusung konsep perkemahan dasar, di mana peserta tidak diperbolehkan menggunakan peralatan modern. Dengan demikian, diharapkan ruh pramuka dapat kembali bangkit dan menciptakan generasi muda yang tangguh. Maulana berharap peserta dapat memaknai pramuka sebagai organisasi pendidikan non-formal yang bergerak di bidang kepanduan dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.( JC)



