Diduga Angkut BBM Bersubsidi, Mini Bus Inova Terbakar Hebat di Parkiran Alfamidi Blok Songo

Diduga Angkut BBM Bersubsidi, Mini Bus Inova Terbakar Hebat di Parkiran Alfamidi Blok Songo
Labusel,journalistCyber.com
Toyota Kijang Innova bermuatan puluhan jerigen bahan bakar minyak (BBM) terbakar hebat di area parkir toko Alfamidi, Jalan Lintas Sumatera, Blok Songo, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu dini hari (16/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar panik. Pasalnya, kobaran api berada sangat dekat dengan permukiman warga dan bangunan toko modern. Api bahkan hanya berjarak beberapa meter dari rumah penduduk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, mobil jenis Inova itu diduga mengangkut BBM bersubsidi dalam jumlah besar menggunakan tangki modifikasi. Dugaan semakin menguat setelah ditemukan sejumlah pelat nomor kendaraan berbeda di dalam mobil yang terbakar.
“Sebelum api membesar, masih sempat dipindahkan beberapa jerigen minyak dari dalam mobil. Di dalamnya juga ada empat atau lebih pelat kendaraan dengan nomor berbeda,” ungkap seorang warga berinisial PR yang berada di lokasi kejadian.
Warga menduga kendaraan tersebut merupakan bagian dari praktik penyelewengan BBM bersubsidi yang beroperasi di wilayah Labuhanbatu Selatan. Lokasi kebakaran sendiri diketahui berjarak kurang dari 50 meter dari SPBU Blok Songo Kotapinang.
Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan diterima.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Labusel, Ismail, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 04.44 WIB. Lima menit kemudian, dua unit mobil damkar langsung diberangkatkan ke lokasi. Saat tiba, sebuah mini bus jenis Inova sedang terbakar dan api berhasil dipadamkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga kini identitas pemilik kendaraan belum diketahui dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Sementara itu, Kapolsekta Kotapinang, Maruli Tua Siregar, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyebutkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut.
“Saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya singkat.(JC)



